dr. Mahmud, MSc
Sp.An-TI, Subsp. M.N(K), FIPM
“Inovasi tidak lahir dari laboratorium canggih — ia lahir dari rasa tidak puas terhadap keadaan yang bisa diperbaiki.”
— dr. Mahmud, Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional 2023
Tidak ada yang memulai inovasi dengan niat menjadi terkenal. dr. Mahmud memulai perjalanannya dari sebuah frustrasi sederhana di ruang tindakan: meja prosedur yang ada tidak memenuhi kebutuhan intervensi nyeri secara optimal. Dari rasa tidak puas itulah lahir M-Treat — meja intervensi nyeri yang kini diakui sebagai salah satu inovasi alat kesehatan terbaik di Indonesia.
Dokter spesialis anestesiologi dan konsultan manajemen nyeri di RSUP Dr. Sardjito ini bukan sekadar klinisi. Ia adalah pendiri Klinik Nyeri Terpadu RS Sardjito sejak 2016 — sebuah langkah visioner yang menjadikan manajemen nyeri sebagai prioritas pelayanan, bukan sekadar pelengkap.
■ RIWAYAT PENDIDIKAN
1993–2002 | Dokter Umum (S1 Kedokteran) Universitas Trisakti, Jakarta |
2006–2011 | Sp.An-TI & Master of Science (S2) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta — Tesis: Perbandingan Efek Ondansetron vs Lidokain untuk Mengurangi Nyeri Injeksi Rokuronium |
2013–2015 | Subspesialis Konsultan Manajemen Nyeri (Sp-2 KMN) Universitas Hasanuddin, Makassar |
2016 | Fellow Interventional Pain Management (FIPM) Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif Indonesia |
2021–2025 | Doktor Ilmu Kedokteran & Kesehatan (S3) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta — Disertasi: Perbandingan Metode Mobile Application-Augmented Reality dengan Traditional Learning untuk Keterampilan Manajemen Nyeri Intervensi Lumbar Facet Joint dengan Panduan Fluoroskopi |
■ INOVASI UNGGULAN
INOVASI DIGITAL
M-eDU PAIN
Aplikasi mobile pembelajaran intervensi nyeri dilengkapi modul, video, augmented reality, dan virtual reality berbasis HoloLens.
✓ Disertifikasi Hak Cipta Kemenkumham 2021
✓ Diuji pada 112 residen dengan hasil signifikan
INOVASI ALAT KESEHATAN
M-Treat
Meja intervensi nyeri inovatif yang memenuhi kebutuhan prosedur secara praktis, aman, dan kompatibel dengan teknologi pencitraan C-Arm.
✓ IndoHCF Innovation Award 2018 & 2019
✓ Best IV Inovasi Alat Kesehatan, Kemenkes 2019
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
20 HKI Terdaftar
Portofolio kekayaan intelektual yang mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap inovasi berkelanjutan.
• 2 Paten | 14 Hak Cipta
• 2 Desain Industri | 2 Merek
■ PENGALAMAN PENELITIAN PILIHAN
Lebih dari satu dekade, dr. Mahmud memimpin atau berkontribusi dalam sebelas penelitian yang mencakup inovasi alat, pendidikan kedokteran berbasis teknologi, hingga epidemiologi nyeri. Berikut penelitian yang mencerminkan kedalaman kontribusinya:
Tahun | Judul Penelitian | Peran | Sumber |
2018 | Scale UP Prototipe Industri Alat Intervensi Nyeri (TKT 7) | Ketua | Program Inkubasi UGM |
2019 | Uji Kelayakan Prototipe Alat Intervensi Nyeri & Prevalensi Nyeri Punggung pada Perawat RS Sardjito | Ketua | Program Inkubasi UGM & BLU PTN-BH UGM |
2020 | Uji Kelayakan dan Sertifikasi Ijin Edar Alat Intervensi Nyeri M-Treat | Ketua | Program Inkubasi UGM |
2021 | Prevalensi dan Faktor Risiko Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil (Puskesmas Tegalrejo & Jetis) | Ketua | BLU PTN-BH UGM |
2021 | Pembelajaran Manajemen Nyeri Facet Joint melalui VR–AR dan Phantom Vertebra 3D Printing (Matching Fund Ditjen Dikti) | Anggota | Matching Fund Ditjen Dikti — Rp 1,3 M |
2022 | Pembelajaran Manajemen Nyeri melalui Phantom, Augmented Needle, Jarum Suntik Elektrik & Simulasi C-Arm (Matching Fund) | Anggota | Matching Fund Ditjen Dikti — Rp 1,4 M |
2024 | Uji Validasi Aplikasi Mobile M-eDU PAIN sebagai Media Pembelajaran Modern Manajemen Nyeri Lumbar Facet Joint (Disertasi S3) | Mahasiswa S3 | Hibah Penelitian Dosen–Mahasiswa S3 |
■ PUBLIKASI ILMIAH PILIHAN
Artikel ilmiah dr. Mahmud mencakup jurnal internasional bereputasi hingga presentasi pada kongres regional Asia. Berikut publikasi yang mencerminkan kontribusi pada ilmu anestesi dan manajemen nyeri:
[2024] The application of augmented reality for improving clinical skill: a scoping review Korean Journal of Medical Education (Q2 Scopus) KJME, Mar; 36(1): 65–79 [2023] Using Multimodal Analgesia For Breakthrough Pain In Stage IV Breast Cancer Patient Indonesia Journal of Anesthesiology and Reanimation (Sinta 2) Vol 5(1), Jan 2024 [2022] Assessment pada pasien di akhir kehidupan Jurnal Anestesiologi Indonesia (Sinta 2) Vol 14, No 1, 2022 [2021] Lung Recruitment Maneuver, Is it Really Safe? Anesthesia, Pain and Intensive Care — APicare (Q3 Scopus) Vol 25(3), June 2021 | [2020] The Prevalence and Risk Factors of Lower-Back Pain among Nurses at Sardjito Hospital Anesthesia, Pain and Intensive Care — APicare (Q3 Scopus) Published 2020 [2020] Efektivitas dan efisiensi pencatatan efek opioid pada pasien paska operasi di RSUP Dr. Sardjito Jurnal Anestesi Perioperatif — JAP (Sinta 2) Published 2020 [2019] Effectiveness and Safety of Ablation Radiofrequency in Trigeminal Patients in Sardjito Hospital: Case Series 8th ASEAPS Congress 2019, Malaysia — International Abstract Book www.aseaps2019.com |
■ PEMAKALAH SEMINAR ILMIAH PILIHAN (5 TAHUN TERAKHIR)
Nov 2025 Incheon, Korea | Comparison of Mobile Application-Augmented Reality with Traditional Learning for Lumbar Facet Joint Pain Management Skills (RCT) Korean Anesthesia 2025 — Internasional |
Sept 2025 Yogyakarta | Efficacy of Radiofrequency Ablation of Gasserian Ganglion in Trigeminal Neuralgia; Sardjito General Hospital PIT Indonesian Neurosurgical Pain Society (INPS) 2025 |
Agt 2025 Semarang | Epidural Cervical | Expert: Ultrasound-Guided Stellate Ganglion Block in Head & Neck Cancer Pain Workshop & Simposium CCRA 2025 |
Mar 2026 Yogyakarta | Inovasi dalam Pain Management: Transformasi Layanan Nyeri dalam Praktik Anestesi Webinar SKP Kemenkes — The Modern Vision of Healthcare |
Apr 2026 Malang | Steroid Injections in Pain Medicine: Still Relevant or Outdated? ISAPM 8th National Meeting 2026 |
Apr 2023 Yogyakarta | Inovasi Edukasi Manajemen Nyeri dengan Perangkat Virtual Reality Sardjito Learning Forum 2023 |
Jul 2023 Yogyakarta | Interprofessional Education and Collaboration: A Simulation-Based Learning Experience for Anesthesiologist Seminar Nasional Heksanessa UNISA |
Des 2022 Solo | Local Infiltration Analgesia Surgery: Apples, Oranges, or Fruit Cocktail? 3rd SOPRANE Solo 2022 |
■ PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Pengabdian dr. Mahmud tidak berhenti di lingkar rumah sakit. Lebih dari sepuluh kali ia hadir sebagai instruktur di berbagai rumah sakit daerah — dari Bangka Belitung, Kudus, Kebumen, Wonosobo, Nias, hingga Kalimantan Barat — membawa standar manajemen nyeri modern ke daerah yang selama ini kekurangan pakar.
Pelatihan Sistem Manajemen Nyeri RS ▶ RSUD (HC) Ir. Soekarno, Bangka Belitung (2016) ▶ RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah (2017) ▶ RS Pupuk Kaltim, Bontang (2017) ▶ RSUD Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara (2018) ▶ RSUD Wonosobo, Jawa Tengah (2017 & 2018) ▶ RS Fatima, Ketapang, Kalimantan Barat (2019) ▶ RSUD Dr. Iskak, Tulungagung, Jawa Timur (2019) ▶ RSUP Dr. Sardjito Angkatan 011 & 012 (2019) | Edukasi & Pengabdian Komunitas ▶ Edukasi nyeri bagi kelompok lansia Adhiyuwo Ngesti Rahayu Yogyakarta (2019) ▶ Pain Management Seminar — Pelayanan Bebas Nyeri di RS, kerja sama PP PERDATIN & ARVI (2017) ▶ Narasumber daring Pain Management in Breast Cancer — Program Pengampuan Kemenkes RI (2023) ▶ Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Kegawatdaruratan — Hibah Dikti (2023) ▶ Cadaveric Ultrasound-Guided Peripheral Nerve Block — Instruktur FK Universitas Brawijaya (2018) ▶ 6th Building The Collaborative Research Platform for Cancer, Hospice & Bioethics in SE Asia — Taipei, Taiwan (2017) |
■ KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI)
Dua puluh satu kekayaan intelektual yang dimiliki dr. Mahmud adalah cerminan dari sebuah mindset: setiap inovasi harus dilindungi, didokumentasikan, dan dapat direplikasi. Portofolio HKI ini mencakup spektrum lengkap — dari paten alat fisik hingga hak cipta perangkat lunak dan konten digital:
Hak Paten (2) • Alat Intervensi Nyeri (IDP000076917) — 2017 • Bahan Sensor pada Tulang Tiruan (P00202214772) — 2022 • Bahan & Proses Pembuatan Tulang Teridentifikasi X-Ray (P00202214779) — 2022 | Desain Industri & Merek (4) • Design Industri Meja Intervensi Nyeri (IDD0000056849) — 2019 • Design Industri Bantalan Muka (IDD0000056850) — 2019 • Hak Merek M-TREAT (D222020025168) — 2020 • Hak Merek M-eDU PAIN (IDM001012760) — 2021 | Hak Cipta (15) • Video Workshop USG Approach for Pain — 2020 • M-Apps eDU Pain (Video, Modul, Program Komputer) — 2021 • M-Augmented eDU Pain & M-VR eDU Pain — 2021 • Alat Peraga Nyeri Punggung Kehamilan & Leaflet — 2021 • Karya Suara & Video Inovasi M-Treat — 2022 • Alat Peraga M-Augmented Needle, M-Phantom, M-Electric Needle — 2022 |
■ PENGHARGAAN 10 TAHUN TERAKHIR
PENGHARGAAN TERTINGGI
Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional 2023
Kriteria Dokter Pendidik Klinis · Kategori Rumah Sakit
Dianugerahkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin · Jakarta, 10 Agustus 2023
Tahun | Penghargaan | Pemberi Penghargaan |
2018 | Peserta Terbaik No.7 dari 10 Besar, Kategori Inovasi Alat Kesehatan — “Meja Pain Intervensi” | IndoHCF Innovation II |
2019 | Peserta Terbaik No.4 dari 5 Besar, Kategori Inovasi Alat Kesehatan — “Meja Pain Intervensi” | IndoHCF Innovation III |
2019 | Piagam Penghargaan Terbaik IV, Kategori Inovasi Alat Kesehatan | Kemenkes RI — RSUP Dr. Sardjito |
2022 | Nominasi Inovasi Terbaik — “Pembelajaran Keterampilan Intervensi Nyeri berbasis Aplikasi Gawai, Era Baru Pendidikan Kedokteran di Masa Covid-19” | Kompetisi Inovasi Layanan Publik Kemenkes 2022 |
2022 | Juara III, Lomba Poster Klinik Nyeri | ISAPM, Makassar |
2023 | 🏆 Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional — Kriteria Dokter Pendidik Klinis | Kementerian Kesehatan RI |
2024 | Juara III, Kategori Produk Kesehatan | HUT RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta |
2024 | Juara I, Lomba Poster Kategori Inovasi Medis | Sardjito Learning Forum 3 (SLF 3) |
“Kiprah Dr.dr. Mahmud adalah pengingat bahwa seorang klinisi tidak harus memilih antara merawat pasien dan mendorong kemajuan ilmu. Ia bisa melakukan keduanya — dan bahkan lebih. Dari satu meja intervensi yang ia rancang sendiri, lahir sebuah warisan pendidikan yang kini diakui mulai dari Yogyakarta hingga Seoul.” |

